Dilihat: 36 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 29-04-2020 Asal: Lokasi
Listrik juga aktuator pneumatik cukup terkenal karena kegunaannya yang bervariasi. Jika Anda bingung memilih jenis aktuator mana dari keduanya yang sesuai dengan kebutuhan Anda, maka kami siap membantu Anda.
Sebuah aktuator listrik adalah aktuator yang memanfaatkan energi listrik untuk menghasilkan energi mekanik. Sedangkan aktuator pneumatik adalah aktuator yang dioperasikan dengan udara, yang mengubah tekanan udara menjadi gaya mekanis untuk mengoperasikan katup.
Baca terus untuk mengetahui poin dasar perbedaan antara sebuah aktuator listrik dan pneumatik.
Gaya & kecepatan tinggi – Dalam hal gaya dan kecepatan aktuator pneumatik, perlu diperhatikan bahwa aktuator pneumatik menawarkan lebih banyak gaya dan kecepatan per satuan ukuran dibandingkan aktuator listrik. Seseorang dapat dengan mudah mengatur gaya dan kecepatan pada aktuator pneumatik. Oleh karena itu, bagi Anda yang perlu mengontrol dan mengatur gaya dan kecepatan dalam sistem, sebaiknya gunakan aktuator pneumatik tanpa keraguan.
Biaya komponen – Jika Anda mempertimbangkan biaya komponen aktuator pneumatik, Anda akan senang mengetahui bahwa biayanya rendah. Aktuator listrik memiliki biaya komponen yang mahal, sehingga sering kali dihindari oleh pengguna.
Biaya pengoperasian – Meskipun biaya komponen aktuator pneumatik rendah, biaya pemeliharaan dan pengoperasiannya cukup tinggi dibandingkan dengan aktuator listrik. Biaya-biaya ini terdiri dari biaya penggantian silinder, biaya listrik, pemasangan dan pemeliharaan maskapai penerbangan, dan lain-lain.
Pemanasan – Karena desainnya yang sempurna dan tahan terhadap panas berlebih, aktuator pneumatik disukai oleh banyak orang. Sebaliknya, aktuator listrik cenderung terlalu panas. Jadi, jika Anda menginginkan aktuator yang tidak mudah panas, pilihlah aktuator pneumatik.
Kelembapan – Perbedaan lain antara kedua jenis aktuator ini adalah ketahanannya terhadap kelembapan. Meskipun aktuator pneumatik tidak sensitif terhadap lingkungan basah atau kelembapan, aktuator listrik harus dijauhkan dari kelembapan.
Mengulur-ulur waktu – Terkait dengan aktuator pneumatik, aktuator tersebut dapat terhenti dengan mudah. Namun, listrik tidak bisa dimatikan selama pengoperasian atau penggunaannya.
Rasio torsi terhadap berat – Aktuator pneumatik memiliki rasio torsi terhadap berat yang tinggi dibandingkan dengan aktuator listrik.
Oleh karena itu, ingatlah semua poin ini dan pilih aktuator yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda . Lagi pula, berinvestasi pada alat-alat ini bukanlah keputusan yang mudah! Jadi, pertimbangkan semua poin perbedaan dan pilih aktuator yang tepat.